My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Belasan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tidak Beroperasi

10 April
13:09 2011

Kapal Penyeberangan

Merak – Sebanyak 17 kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Provinsi Banten, tidak beroperasi karena sedang dalam perawatan dan rusak.

“Ada 17 kapal lintasan Merak-Bakauheni tidak beroperasi, hari ini hanya 22 kapal yang beroperasi,” terang Supervisi Regu III PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Hery Widarto, Minggu (10/4).

Hery Widarto menjelaskan, seluruh kapal yang tidak beroperasi itu diantaranya kapal motor penumpang (KMP) Nusa Bahagia, KMP HM Baruna I, KMP Dharma Ferry IX, KMP Bahuga Pratama, dan KMP Raja Enggano.

“Selain itu Nusa Dharma, BSP II, Nusa Mulia, Mufidah, Windu Karsa Dwitia (WKD), Royal Nusantara, Laut Teduh 2 (terbakar, masih rusak), BSP I, Mitra Nusantara, Jatra II, Bahuga Jaya, Jatra III,” imbuh Heri Widarto.

Menurut Hery Widarto, ada juga tiga kapal bantuan tidak beroperasi, diantaranya KMP Ganda Dewata, Ferrindo 5 dan kapal bantuan milik TNI AL Tanjung Kambani-917.

“Untuk data kendaraan dan penumpang hari ini total keseluruhan yang diseberangkan dari Pelabuhan Merak ke Bakeuheni, Lampung, sebanyak 1.343.

“Untuk trip kapal sejak pukul 00.00 sampai 16.00 WIB sebanyak 22, penumpang 1.157 orang, kendaraan roda dua 237 unit, roda empat 313 unit, bus 47 unit dan truk 746 unit,” katanya.

Salah seorang petugas sentral komunikasi (Senkom) PT Marga Mandala Sakti (MMS) Deden Firmansyah mengatakan antrean panjang di jalan tol Merak sudah mulai lancar sejak pukul 11.15 WIB.

“Sekarang kondisi tol Merak sudah tidak ada antrean lagi,” katanya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS