My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Belanda Menang Karena Dibantu Aru Palaka

04 Agustus
00:08 2008
Belanda Menang Karena Dibantu Aru Palaka

Gentry Amalo – indosmarin.com

Denpasar – Pada 1637 hingga 1654, sambil menyusun kekuatan dan mencari kelemahan Gowa, Belanda mengadakan perjanjian perdamaian dengan Kesultanan Gowa. Pada 1660 Belanda kembali mengirimkan ekspedisi militer yang terdiri atas 31 kapal dengan 2.600 awak menuju Gowa.

Barisan terdepan dari armada Belanda ini berhasil mengaramkan enam buah kapal Portugis di sekitar perairan Gowa. Dengan mudahnya Belanda bisa mendaratkan pasukannya yang kemudian melakukan pertempuran di depan benteng Sumbaopu, kemudian menuju selatan Sumbaopu dan berhasil merebut benteng Panakukang.

Pada 18 November 1667, Gowa pun takluk dan Sultan Hasanuddin pun dipaksa untuk menandatangani perjanjian dengan Belanda yang sangat merugikan. Perjanjian ini adalah kemudian dikenal dengan sebutan Boengaaisch Tractaat atau Perjanjian Bongaya. Adapun isi perjanjian ini antara lain bahwa Gowa harus melepas daerah-daerah taklukannya seperti Buton, Manado dan Kepulauan Maluku untuk dikuasai Belanda. Belanda memang, tetapi untuk mencapai kemenangan ini, Belanda telah menggunakan Aru Palaka untuk menundukan Gowa. Tanpa Aru Palaka, yang konon masih sepupu Sultan Hasanuddin, Belanda dipastikan tidak akan pernah berhasil mengingat biaya perang yang begitu mahal(*)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS