My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Beijing Tuding AS Tengah Membangun Hegemoni di Laut Cina Selatan

 Breaking News
01 Februari
17:18 2016
Beijing Tuding AS Tengah Membangun Hegemoni di Laut Cina Selatan

Beijing – Cina menuding Amerika Serikat membangun hegemoni maritim atas nama kebebasan bernavigasi. Tudingan ini dilancarkan Cina setelah sebuah kapal perusak AL AS berlayar kurang dari 12 mil laut dari pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Cina mengklaim sebagian besar Laut Cina Selatan yang mencakup wilayah tempat perdagangan dunia senilai lebih dari 5 triliun dolar Amerika berlayar setiap tahunnya.

Selain Cina, negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan Taiwan juga mengklaim wilayah yang sama.

Kapal perusak bersenjata peluru kendali, USS Curtis Wilbur melintas dekat Pulau Triton di Kepulauan Paracel.

Pentagon menyebutnya sebagai tantangan terhadap usaha-usaha Cina, Taiwan dan Vietnam untuk membatasi hak-hak dan kebebasan bernavigasi.

Menurut Reuters,  pemerintah Cina yang bergerak dengan cepat untuk mencela pelayaran itu pada Sabtu, mengatakan bahwa AS melakukan hal yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

“Apa yang mereka sebut sebagai rencana kebebasan bernavigasi dan langkah-langkah yang telah ditegakkan oleh Amerika Serikat selama beberapa tahun pada nyatanya tidak sejalan dengan hukum internasional yang diakui secara umum,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang kepada wartawan.

Menurut Lu Kang, AS tengah mendorong hegemoni maritimnya atas nama kebebasan bernavigasi, yang telah selalu ditentang oleh sebagian besar komunitas internasional, terutama beberapa negara-negara berkembang.(Antara)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *