My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Banyak Nelayan Indonesia Gunakan Pukat

 Breaking News
09 Desember
10:29 2014
Banyak Nelayan Indonesia Gunakan Pukat

Kepulauan Seribu – Komandan Pangkalan Utama TNI AL III/Jakarta, Laksamana Pertama TNI Aguk Dwi Wahyu, menyatakan, cukup banyak nelayan Indonesia yang mencari ikan memakai alat tangkap yang berbeda dengan perijinan.

“Ini salah satu karakter perairan di wilayah kerja kami. Kami menemui kenyataan ini, nelayan-nelayan yang memakai pukat yang tidak sesuai dengan perijinan yang ditentukan. Kalau dibiarkan bisa membahayakan sumber-sumber ikan kita,” katanya, di Pulau Pabeloka, Kepulauan Seribu, Selasa.

Dia ada di Pulau Pabelokan terkait penyematan brevet Hiu Kencana sebagai warga kehormatan kapal selam TNI AL kepada Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, oleh Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio.

Menurut Wahyu, pencurian ikan oleh nelayan asing di perairan tanggung jawab Pangkalan Utama TNI AL III/Jakarta tidak sesering di perairan perbatasan negara.

Bicara pemakaian pukat sebagai alat tangkap, ada berbagai regulasi dari instansi pemerintahan yang mengatur hal ini hingga ke tingkat sangat teknis.

Wilayah kerja pangkalan utama ini meliputi perairan Bangka-Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, hingga Cirebon di Jawa Barat.

“Kapal-kapal kami selalu berpatroli, di antaranya mengamankan alur laut kepulauan Indonesia di Selat Sunda, yang cukup ramai perlintasan kapalnya,” kata dia.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS