My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Balar Ambon Juga Temukan Mesjid Kuno dalam Benteng Kolonial

 Breaking News
27 Maret
09:40 2014

Ambon – Selain temuan benteng tradisional, tim Balai Arkeologi Ambon juga menemukan adanya bekas benteng kolonial yang difungsikan sebagai masjid oleh masyarakat Uifana pada masa itu.

“Saya belum tahu persis apakah itu benteng Portugis atau Belanda tapi karena di situ sudah ada teknologi perekat, seperti batu yang dilekatkan dengan kapur dan bentuk konstruksinya lebih cenderung pada perbentengan eropa,” ucapnya.

Lebih lanjut Wuri mengatakan, berdasarkan temuan-temuan yang ada, diduga Desa Uifana telah ada sejak masuknya Islam di Indonesia, karena berdasarkan tuturan masyarakat di Desa Ujir, masjid kuno Uifana masih beratap tumpang tiga dengan tiang alif yang menjadi ciri khas masjid-masjid di Maluku pada abad ke-16 hingga 17.

“Analisa sementara kami, masjid kuno Uifana dulunya berada di tengah kampung karena ada areal yang lebih tinggi dibandingkan tanah datar lainnya, setelah penjajah Eropa diusir dari kampung, benteng peninggalan mereka dialihfungsikan sebagai masjid,” ujarnya.

Ia menyatakan pihaknya akan melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui usia Uifana, sejarah masuknya agama Islam di sana dan aktivitas perdagangan pada abad 17 – 18 di daerah itu.

“Rencana penelitian berikutnya kami akan melakukan ekskavasi di sana, termasuk melakukan pendekatan terhadap masyarakat di Desa Ujir, karena katanya ada teks Alquran kuno milik Uifana tapi tidak bisa ditunjukan kepada kami sebab dianggap tabu,” ujarnya.(Ant)

Subscribe via RSS