My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Arus Kendaraan di Bakauheni Masih Normal

15 Agustus
03:46 2011

PT ASDP

Bakauheni – Jumlah penumpang pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni tujuan Merak, Banten, masih dalam kondisi normal menjelang Lebaran ini.

Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, mengatakan di Bakauheni, Senin, pada lima belas hari sebelum (H-15) Lebaran ini jumlah penumpang masih seperti hari biasa.

“Belum ada peningkat penumpang signifikan meskipun sudah pertengahan Ramadhan,” papar Heru Purwanto.

Menurutnya jumlah pejalan kaki masih tampak normal sekitar 3.000-an orang per hari yang antre di sejumlah loket elektronik dan menaiki tangga menuju kapal feri di dermaga satu sampai tiga pelabuhan itu.

Kemudian, untuk penumpang dalam kendaraan juga masih tampak normal baik kendaraan roda dua, roda empat maupun bus penumpang yang tampak antre memasuki kapal di semua dermaga.

Heru Purwanto memprediksikan, peningkatan penumpang akan terjadi sepuluh hari sebelum (H-7) Lebaran dan lebih signifikan lagi pada tujuh hari sebelum (H-7) Lebaran.

Namun, untuk penyeberangan kendaraan truk berbagai jenis dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak, Banten mulai meningkat pada pertengahan bulan suci Ramadhan ini.

“Peningkatan truk ini karena pengiriman barang antar-pulau meningkat cukup tajam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menyebutkan, peningkatan ini sekitar lima sampai sepuluh persen bandingkan dengan hari biasa terutama untuk truk pendistribusian sembako yang menyeberang melalui pelabuhan tersebut karena saat normal sekitar dibawah 3.000 unit per hari namun saat ini mencapai 3.500 unit.

“Peningkatan penyeberangan ini disebabkan sejumlah pengusaha memperbanyak stok barang menjelang hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Menurut dia semakin mendekati lebaran arus lalu lintas sangat padat sehingga dapat memicu keterlambatan pengiriman sementara sebagian jenis sembako tidak tahan lama di perjalanan dan rentan membusuk,” terangnya.

Dia mengimbau, kepada sejumlah sopir truk untuk segera menyeberang jauh hari untuk mengantisipasi jika ada pemberlakuan skala prioritas bagi kendaraan sembako saat mendekati Lebaran.

Ia menjelaskan, pada saat mendekati hari raya tersebut biasanya ada imbauan untuk menunda penyeberangan truk nonsembako mulai empat hari sebelum (H-4) yang merupakan kebijakan hasil koordinasi bersama sejumlah instansi berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. (Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS