My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Arus Deras Perairan Komodo Tidak Bisa Ditebak

08 Juni
20:33 2008
Arus Deras Perairan Komodo Tidak Bisa Ditebak

Nalasrestha – indosmarin.com

Labuan Bajo – Para penyelam bertolak menuju pulau Komodo pada Jumat siang. Keesokannya, salah satu dari tigapuluh kapal penyelamat yang berada di perairan berhasil menemukan mereka dan melambaikan tangan ke mereka dengan penuh ketakutan di bibir pantai serta membawa mereka kembali ke Flores untuk menjalani pemeriksaan medis. Area yang digunakan para penyelam adalah titik lokasi yang terkenal dengan kekayaan biota lautnya, termasuk di dalamnya hiu, ikan pari dan penyu.

Perairan di Taman Nasional Komodo, juga terkenal memiliki arus laut yang berbahaya dan tidak dapat diprediksi. Area penyelaman ini hanya diperuntukkan bagi para penyelam tingkat mahir dan itu adalah salahsatu lokasi pertemuan arus Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik. Whirlpools dan pusaran arus dapat menyeret para penyelam ke bawah. “Kita selamat, tapi sangat lelah dan mengalami dehidrasi,” ujar Charlotte Alin, 25 tahun salah seorang penyelam berkewarganegaraan Inggris yang selamat, kepada harian Sunday Times of London.

Untuk diketahui, Komodo atau Varanus Komodoensis Owens dapat tumbuh hingga 10 kaki panjangnya dengan berat sekitar 365 pounds. Kadal raksasa ini hanya berada di Pulau Rinca dan Komodo saja. Mereka dipercaya sudah berada di bumi ini sejak 4000 tahun yang lalu.

Setiap tahunnya, ribuan wisatawan mengunjungi daerah ini yang berada di timur Indonesia hanya untuk melihat kadal raksasa di habitat asli mereka. Biasanya mereka muncul di sekitar tanah kering dan gersang serta berbatu. Untuk mengatasi satwa purba ini para pemandu lokal kerap membawa kayu panjang bercabang dua di ujungnya untuk menghalau satwa mematikan ini(*)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS