My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Hambat Aktifitas Selam di Nusa Penida

24 Juni
15:32 2008

Gentry Amalo – indosmarin.com

Padang BayAngin kencang yang melanda Bali beberapa hari terakhir ini menyebabkan aktifitas wisata bahari khususnya menyelam menjadi terganggu. Menurut Prastiyono, Senior Dive Manager Absolute Scuba Bali, beberapa dive operator terpaksa menghentikan kegiatannya, khususnya kegiatan menyelam di Pulau Nusa Penida. Penghentian kegiatan ini menurut Prass, tidak lebih dari menjaga keselamatan para wisatawan pengguna jasa operator penyelaman.

Selanjutnya Prass menjelaskan bahwa hampir seluruh operator selam yang beroperasi di Sanur dan Nusa Dua, untuk sementara menghentikan aktifitas menyelam mereka di kawasan perairan Nusa Penida. “Hampir semua diving boat yang berangkat dari Sanur dan Nusa Dua, terpaksa membatalkan aktifitas mereka karena ketinggian ombak yang mencapai tiga meter,” ujar Prass menjelaskan.

Sementara, Nyoman Suarsa, Kasubid pelayanan jasa BMG wilayah III, mengatakan bahwa angin kencang yang terjadi sejak Sabtu (21/06) menyebabkan terjadinya gelombang tinggi di kawasan perairan Bali selatan. “Tingginya gelombang ini disebabkan kecepatan angin yang meningkat dan terjadinya perbedaan tekanan antara Australia Utara dan Asia.” ujar Suarsa.

Menurut Suarsa, Badai Fengsheng yang terjadi di Philipina pekan lalu, tidak mempengaruhi cuaca di Bali, tetapi hanya berpengaruh terhadap terjadinya perbedaan tekanan yang menyebabkan angin kencang dan juga gelombang tinggi. Dari hasil pantauan satelit cuaca, angin kencang dan gelombang tinggi ini, masih akan berlangsung hingga dua hari ke depan. Khusus di selatan Bali, ketinggalan gelombang berkisar antara 1, 5 -3,5 meter, dan ini sangat berbahaya bagi semua jenis kapal dan aktifitas pelayaran(*)

Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS