My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Ancaman Bom Beredar di Pelabuhan Pengambengan

26 April
17:04 2011
Ancaman Bom Beredar di Pelabuhan Pengambengan

Pelabuhan Pengambengan, Jembrana, Bali

Negara – Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (26/4) mendapat ancaman bom yang informasi beredar di kalangan warga setempat melalui pesan singkat di telepon genggam (SMS).

SMS itu berbunyi, “Sekitar dermaga dan Pengambengan ada bom peledakan kira-kira pukul 9 malam. Tolong instruksikan kepada rekan setempat”. SMS yang beredar pada Selasa sekitar pukul 17.00 wita ini dikirim dari nomor 087762651435.
Salah seorang warga Desa Pengambengan yang mendapatkan SMS itu mengaku bingung dengan pesan pendek tersebut.
“Saya bingung, ini serius apa orang kurang kerjaan. Lagi sensitif masalah bom, kok malah ngirim SMS seperti itu,” kata salah seorang warga.
Kapolres Jembrana AKBP Irfing Jaya yang mendapatkan informasi SMS meresahkan itu langsung mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan.
“Kami akan langsung cek dan lacak nomor pengirim SMS tersebut,” katanya.
Namun, menurutnya, dilihat dari lokasinya, dermaga di Pengambengan bukan menjadi salah satu sasaran kebiasaan aksi terorisme. Untuk sasaran kantor polisi, Irfing mengatakan, di lokasi itu memang ada Pos Polisi Air.
“Kalau selama ini terjadi masalah biasanya karena saingan bisnis perikanan,” ujarnya.
Irfing Jaya menilai, selama ini teroris dengan sasaran perorangan biasanya menarget pejabat kepolisian.
“Sementara untuk tempat ibadah, di Pengambengan tidak ada tempat ibadah warga non-muslim, apalagi aset warga asing seperti Amerika, Australia dan sekutunya,” kata Irfing.
Terkait SMS itu, Irfing juga minta kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu yang tidak jelas kebenarannya. Namun pihaknya akan tetap waspada dalam mengantisipasi semua kemungkinan aksi terorisme. (Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS