My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Akibat Abrasi, Puluhan Pohon Kelapa di Pantai Papalang Mamuju Tumbang

20 Mei
04:49 2011
Akibat Abrasi, Puluhan Pohon Kelapa di Pantai Papalang Mamuju Tumbang

Kabupaten Mamuju

Mamuju – Dalam setahun terakhir abrasi yang terjadi di Dusun Papalang Pantai, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulewesi Barat telah menumbangkan puluhan pohon kepala yang ada di sepanjang pesisir pantai.

“Bencana abrasi yang kembali melanda pemukiman warga telah menumbangkan puluhan pohon kelapa milik masyarakat setempat,” kata Masrah Manorai, Kepala Lingkungan Dusun Papalang Pantai, di Mamuju, Kamis (19/5).

Masrah Manorai mengatakan, jika tidak ditanggulangi secepatnya maka ratusan pohon kelapa yang berderet sepanjang pantai juga berpotensi tumbang.

“Pemerintah harus bereaksi cepat untuk mengatasi abrasi pantai karena telah menghilangkan pendapatan masyarakat melalui hasil komoditi kelapa dalam,” terangnya.

Dikatakannya, kelapa dalam salah satu sumber mata pencaharian masyarakat yang ada di daerahnya sehingga persoalan abrasi pantai ini harus segera ditanggulangi.

Selain menumbangkan pohon kelapa, abrasi juga telah menyebabkan dua rumah milik warga telah hancur setelah dihantam gelombang pasang.

“Rumah warga yang hancur ini terjadi enam bulan yang lalu saat gelombang pasang menghempas wilayah pesisir pantai di daerah ini,” tutur Masrah.

Menurut Masrah, puluhan kepala keluarga saat ini telah banyak mencari pemukiman baru karena air laut terus menggeruk hingga 15 meter dari kondisi sebelumnya.

“Bibir pantai semakin mengeruk pemukiman warga hingga 15 meter. Makanya, sebagian warga yang sudah terancam berpikir untuk mencari pemukiman yang baru,” jelasnya.

Karena itu, warga sangat mengharapkan agar pemerintah segara membangun alat pemecah ombak untuk meredam ganasnya terjangan ombak.

“Warga hanya berharap dibangunkan alat pemecah ombak dan tidak perlu dibuatkan tanggul karena dianggap tidak efektif dan bisa mengganggu pendaratan perahu nelayan,” terangnya.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *