My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

ABG Australia Bermain Diatas Seekor Paus

02 November
05:30 2010
ABG Australia Bermain Diatas Seekor Paus

Sam Matheson & Ibunya, www.news.com.au

Perth – Seorang remaja laki-laki Australia diperiksa petugas perlindungan satwa setempat setelah ketahuan menunggani seekor paus. Ulah nekatnya naik ke punggung paus ini terjadi ketika ia melihat ada paus tidak jauh dari posisinya berenang.

Remaja yang diketahui bernama Sam Matheson (14) ini mengisahkan peristiwa itu terjadi saat ia sedang bersama seorang teman melihat mamalia laut itu berenang di sekitar pantai Middleton, Albany sebelah selatan Perth, Australia Barat. Karena ingin tahu akhirnya mereka berdua kemudian memutuskan untuk melihat lebih dekat lagi.

“Saya berenang mendekatinya dan memegangnya, seperti orang yang berbaring pada tubuh ikan tersebut selama 20 atau 30 detik. Mulai pinggang tubuhku berada di luar air,” kata remaja itu kepada Sunday Times.

“Rasanya seperti kulit lembut, benar-benar seperti kulit lembut, sangat lembut. Peristiwa tersebut bahkan tak menakutkan, rasanya seperti, `Bung, itu ikan paus`.”

Remaja tersebut mengatakan ikan paus itu, yang ia perkirakan memiliki panjang 14 meter, bahkan tak mengetahui kehadirannya sampai ia berbaring di atasnya.

“Lalu, makhluk tersebut mengangkat ekornya, ikan paus itu menyelam dan agak menyeret tubuh saya, tapi saya tak apa-apa dan saya berenang kembali ke batu karang,” ungkapnya.

Matheson mengatakan ia tak mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum atau berbahaya untuk berenang dalam jarak 30 meter dari ikan paus dan ia sekarang menyesali tindakannya.

“Seandainya saya mengetahui itu melanggar hukum, saya takkan pernah melakukannya,” kata Matheson kepada surat kabar tersebut.

Cerita remaja yang menunggangi ikan paus menjadi berita utama setelah seorang saksi mata mengambil gambar anak lelaki itu sedang memanjat ikan paus tersebut, sehingga para pejabat memperingatkan masyarakat bahwa melakukan perbuatan semacam itu tidak sah dan berpotensi menimbulkan kematian.

Mereka mengatakan remaja tersebut beruntung telah lolos tanpa cedera dan kejadian itu dapat dengan mudah berakhir tragis, kalau saja ia berada di jalur pukulan ekor atau melakukan tindakan yang bertentangan.

Atas perbuatannya ini Matheson dilepaskan dengan peringatan bahwa orang yang mengganggu spesies yang dilindungi dapat menghadapi ancaman denda maksimum 10.000 dolar Australia atau sekitar 100 juta rupiah, berdasarkan hukum lingkungan hidup.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS