My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Indonesia Harus Pertegas Batas Wilayah Laut

30 Juni
16:10 2008
Indonesia Harus Pertegas Batas Wilayah Laut

Muliarta – indosmarin.com

Denpasar – Indonesia perlu mempertegas batas wilayah laut dengan 10 negara tetangga. Dari 10 negara tersebut beberapa diantaranya Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, Papua Nugini dan Timor Leste. Hal ini diperlukan untuk menghindari terjadinya klaim terhadap kawasan laut oleh negara tetangga. Penegasan ini disampaikan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Muladi di Denpasar Bali (30/6).

Muladi menyebutkan akibat tidak adanya kejelasan batas laut menyebabkan nelayan Indonesia sering ditangkap polisi laut negara tetangga. Seperti salah satunya yang dilakukan polisi laut Australia terhadap nelayan-nelayan Nusa tenggara Timur (NTT). Begitu juga dengan penangkapan nelayan Indonesia yang dilakukan polisi laut Malaysia dengan alasan melanggar batas wilayah perairan.

Muladi mengungkapkan dibandingkan dengan wilayah perbatasan lainnya, wilayah perbatasan yang sering menimbulkan masalah adalah wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. “Saat ini perlu adanya perundingan bilateral dengan 10 negara tetangga, karena beberapa negara – negara melakukan klaim wilayah berdasarkan sejarah, ada juga yang melakukan reklamasi pantai seperti Singapura. Jadi batasnya berubah” ujar Muladi.

Terkait dengan kasus pengusiran nelayan NTT oleh polisi laut Australia, Muladi berharap Australia kembali pada Traktat Lombok. Dalam Traktat Lombok telah terdapat kesepakatan untuk saling menghormati kedaulatan masing-masing negara. Jadi arogansi dari Australia jangan sampai terjadi lagi, Lombok Treaty itu bagus sekali isinya mengenai perlindungan keamanan bersama. Terhadap masalah-masalah transnasional, terorisme, menghormati kedaulatan masing-masing” papar Muladi(*)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS